
Jumat malam, setelah pertemuan class dengan mentor Pak Irawan DOBBI Burger & Fried Chiken, Aku, Bachtiar BRI, Bowo BRI, dan Thomas, ngobrol2 seputar bisnis property. Entah siapa yang mulai, ujug-ujug mas Bowo ngajak besok pagi nemuin yang namanya pak Djoko, Pengusaha property yang dulunya merintis usaha dari jualan penjepit rambut.
Hehehe...terus terang sih...sebenarnya kurang sedikit ngeh bisnis-bisnisan property...soale malam itu kan baru asyik2nya ngulas bisnis kuliner. But, dalam hati...wah ini oke juga ding.......sukur2 bisa banyak belajar lebih dalam tentang bagaimana beli rumah tanpa uang....lets go!
Sabtu siang, jam 11.30 sebuah mobil forsa warna biru berhenti di seberang Warung Soto SongoSongo-ku....pikirku...wah bener2 mereka semangat2...
Mas Bachtiar, Mas Bowo, Thomas end Catur...turun dari mobil.
"Eh, jadi berangkat ya?" kataku sama mas Bachtiar...
"Yo'i..." jawabnya.
"oke, kita pake GranMax-ku aja yach.., forsanya tinggal aja" sambil semangat ku raih kunci mobil yang ada di toilet kamarku." Oh, ya...kalian makan Soto dulu dech..., nyobain ai punya bisnis..hehehehe, kalo2 tertarik pengen beli franchisenya"
( ternyata mas catur puasa, jadi nggak bisa nyobain soto-ku,eh malah dia pengen mandi aja..maklum rumah ledeng mati hehehehe)
Jam 12.30, kami berlima melaju dengan GranMax ke Solo. Di dalam mobil sambil nyetir, aku lebih tertarik ngobrol sama mas bachtiar tentang pinjaman hutang di Bank. Karena pengen sekali dapat pinjaman 500jt saja untuk kembangin bisnisku.
Nah, mulai dech, dia ngasih solusi2 buatku. Wes, top banget...tips and trik nya.
Kalo sama thomas, cenderung suka bicara masalah cetak mencetak, karena bisnisnya percetakan di Ambarawa.
Jam 14.15, sampai dech di Jl. Slamet Riyadi kartosuro...bertanya sana sini akhirnya kami temukan Kantornya pak Djoko. Paloma Grup.
Mas Bowo, akhirnya nelpon pak Djoko bahwa kami sudah sampai depan kantornya...
Karena pak Djoko baru "miting", maka kami disuruh di ruang tamu, di lantai 2. Sembari nunggu, beberapa dari kami sholat dhuhur dulu.
Akhirnya pak Djoko muncul, sambil ngajak kami masuk ruang kerjanya. " Hmmm...Lumayan,..ada AC nya end Fanta dingin..." batinku.
Eh ya..sekilas tentang pak Djoko....
Orangnya ini agak nyantai, lucu (orangnya kayak tokoh ketoprak), sederhana, enak diajak bicara, jujur, en tulus...persis kayak semua mentor2 EU. weh...
Dia banyak cerita tentang usahanya, ada BMT, Distributor, Ruko dan Kios, serta Property...en katanya...bisnis property ini yang bisa bikin di Sukses. Soalnya...dengan tanpa modal saja, dia bisa dapetin uang ratusan juta!
Pak Djoko mulai kasih tip end triknya ke kita...semuanya...
Bayangkan...kita bener2 di hargai dan dianggap sebagai teman2 bisnisnya...hampir semua ilmu yang dimiliki di keluarkan semua.
( eits, tapi mending nggak usah tak tulis ye...soale nanti postingan jadi panjaaaaaaang bangets, mungkin laen waktu )
"Okeys...sekarang daripada ai keluarin mobil dari garasi, mending kita berangkat pake u punya mobil..!" dengan semangat pak djoko ngajak ke proyek perumahan yang di garapnya saat ini.
"Lets Go!!" praktek!!
10 menitan pake GranMax, kami tiba di proyek rumah subsidi seharga 55jt-75jt-an...total 24 unit. Dia bilang..rata2 per unit bisa untung 15-30jt...so dikalikan 24 sama dengan...( mengumpamakan gajinya mas bachtiar di BRI dikumpulkan selama 120 bulan...jadi jika minimal gaji 5jt maka hasilnya 600jt an ) kalo nggak salah denger nih ya....
5 menit kemudian kami beralih ke proyek berikutnya, yang ternyata baru proses pengurugan tanah...dengan alat mesin bego...rencana total unitnya nggak tahu, tapi untung dari proyek ini, pak Djoko bilang, akan lebih besar dari proyek yang kami lihat sebelumnya tadi.
Sempat di lokasi proyek terakhir, pak djoko kembali lagi ngasih tips en trik nya. Dia bilang ke saku," yud, jika u mau jalanin bisnis property, kuatin dulu u punya usaha Soto SongoSongo u. nah, kalo dah kuat, mulai belajar jual2 kavling dulu, kalo dah manteb ngapain tidak coba property..heheheh"
Balik ke kantornya pak Djoko lagi...
Sambil menguk Fanta yang udah nggak dingin lagi, pak Djoko mulai lagi njelasin bagaimana kita harus berhubungan dengan Notaris dll.
Soalnya dia bilang, tanah apapun selalu berhubungan dengan notaris.
Ada SKMHT, Akta Jual Beli, Surat ini surat itu...yang sebenarnya aku semuanya belum paham maksudnya...hehehehe..pokoke terima dulu ih.
Jam setengah lima kami akhirnya pamit, karena selain kantor udah tutup, pak Djoko sudah ditunggu banyak tamunya.
Di perjalanan, pikiran kami masing2 seperti ada lampu menyala-nyala di atas kepala.
Semua topik pembicaraan berhubungan dengan TANAH, PROPERTY, KAVLING dan UANG, KAYA dan SHODAQOH.
Penulis Cerita Ayik
Yudi - Soto Semarang SongoSongo
Jl. Imam Bonjol No. 99 Salatiga
http://ownleaders.blogspot.com
- the best formulabisnis -
INILAH PANDUAN LENGKAP
BalasHapusBISNIS PROPERTY TANPA MODAL BESAR,
TANPA HUTANG BANK,
BERGAYA ALA OTAK KANAN..
http://www.theproperty-developer.com/?id=nomz21
Ditulis oleh ARYO DIPONEGORO, The Real Estate Magician, yang telah berhasil membangun bisnis developer property dengan berbagai strategi dan sinergi. Lebih dari 15 lokasi telah dikembangkan di berbagai kota di Indonesia, tidak lepas dari sentuhan seorang AD.
Profil Aryo Diponegoro
* Komisaris Ndalem Group
* Direktur GlobalLand
* Founder dan Coach Property University
* Owner Milist Yuk Bisnis Properti - Komunitas Online TERBESAR Bisnis Developer Properti Terbesar di Indonesia
* Komisaris Symbiosis Media Comm.