search info bisnis

Kamis, 27 Mei 2010

Seminar DAHSYATNYA SEDEKAH DAHSYATNYA BISNIS Mbah PurdiE Chandra.



Mbah Purdi ngajari Boros boroslah sedekah, sedekah yg membabi buta.
Aneh memang, beliau ini yang jadul, dikenal orang tukang nyeburin orang ke kolam....ngajari gali lobang lebih besar,(trennya sekarang bukan gali lobang tutup lobang ). Eeeeeeeeeeeeee...ini udah Sukses, kaya, rumae gedong, mobilnya Alphard...Sedekahnya buanyak lagi.....
Bagi2 uang di acara seminar beliau adalah bukan hal tabu. APalagi kalo waktu Sholat Juma'at. Dipastikan lobang kotak infaq sampai nggak bisa untuk masukin lembaran uang berwarna merah gambar proklamator indonesia itu.

Lha, sedekah itu kan ternyata nggak nunggu ikhlash....paksakan...
Kalo punya uang seribu, sedekahkan 10%-nya. Atau setengahnya, atau bahkan semuanya..
Itu baru seribu....kalo 1 M kira2 gimana? weleh2....Sedekah kok pake mikir..pake itungan segala....??
Yang bener tu yang afdhol...

Untuk itulah Nabi shollallahu ’alaih wa sallam memberikan gambaran kepada ummatnya mengenai sedekah yang paling afdhol.



عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَجُلٌ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ



يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ قَالَ أَنْ تَصَدَّقَ وَأَنْتَ صَحِيحٌ حَرِيصٌ



تَأْمُلُ الْغِنَى وَتَخْشَى الْفَقْرَ وَلَا تُمْهِلْ حَتَّى إِذَا بَلَغَتْ الْحُلْقُومَ



قُلْتَ لِفُلَانٍ كَذَا وَلِفُلَانٍ كَذَا وَقَدْ كَانَ لِفُلَانٍ



“Seseorang bertanya kepada Nabi shollallahu ’alaih wa sallam: “Wahai Rasulullah, sedekah apakah yang paling afdhol?” Beliau menjawab: “Kau bersedekah ketika kau masih dalam keadaan sehat lagi loba, kau sangat ingin menjadi kaya, dan khawatir miskin. Jangan kau tunda hingga ruh sudah sampai di kerongkongan, kau baru berpesan :”Untuk si fulan sekian, dan untuk si fulan sekian.” Padahal harta itu sudah menjadi hak si fulan (ahli waris).” (HR Bukhary)

Coba lihat betapa detilnya Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan ciri orang yang paling afdhol dalam bersedekah. Sekurangnya kita temukan ada empat kriteria: (1) Dalam keadaan sehat lagi loba alias berambisi mengejar keuntungan duniawi; (2) dalam keadaan sangat ingin menjadi kaya; (3) dalam keadaan sangat khawatir menjadi miskin dan (4) tidak dalam keadaan sudah menjelang meninggal dunia dan bersiap-siap membuat aneka wasiat soal harta yang bakal terpaksa ditinggalkannya

Untuk detilnya baca disini dech....(sekali lagi yang belum tau fesbuk, ndaftar dulu ya?)

0 orang nyang mamfir:

Poskan Komentar