Monday 2 January 2012

Brokerpreneur?


Selasa, 14 September 2011.

Pagi-pagi, mendadak saya ditugaskan buat mengantar ‘Surat’ dari Investor Jakarta ke seseorang yang tinggal di Solo. Ceritanya karena harus buru-buru janjian jam 11 siang disana, saat itu saya naik sepeda motor, berangkat dari rumah jam 09.30.

Sesampainya di Kartosuro, tepat jam 10.45, saya langsung ngebel teman saya, panggilan bekennya ‘Shembah‘. Namun coba telphon 3x, ternyata hape nggak diangkat-angkat. Duuuh…gimana nich…padahal jalan Solo masih nggak hafal, pengennya bisa ditemenin muter-muter kotanya, buat nyari alamat yang ada di surat tadi. Ya udah terpaksa nanya-nanya ke tukang becak dan mas parkir yang mangkal di jalan. Tapi masih belum paham juga nich.

Tiba-tiba masuk sms dari ‘Shembah’ : ”Gimana bro, sorry aku baru mandi, habis pulang dari Bandung…ni mau Sholat Dhuha dulu…habis ini tolong ngebel lagi yaa..?”.

Langsung saja aku pencet ‘Call’, ”Aku di Solo nich…mau mampir kerumah…”. Oke, tak tunggu wes..jawabnya.

Sepuluh menit kemudian, nyampe juga dech di rumahnya ‘Shembah’. Naik ke lantai 2, dan kita ngobrol di kamarnya. Banyak hal yang kita bicarakan, antara lain tentang bisnis, investasi, acara seminar, blogging, kabar teman Solo sampai tentang buku. Ya, buku. Ternyata, bukunya udah terbit, en sudah tersebar dijual di Gramedia dan toko buku di kota-kota besar di Indonesia. Waaahhh….keren juga nich…tambah mengudara saja nich, si Shembah. Sambil nyodorin bukunya yang berjudul : ‘BROKERPRENEUR‘, dia bilang, ‘ni buat kamu, mas bro..’

‘Weitsss….tengsyu kalo gituw, dik bro….saye terime bukunye, pemberiannye, dengan sa-la-man…’

Jam 11.09.

Hampir saja lupa! Surat! Gara-gara keasyikan ngobrol. Buru-buru saya minta Shembah buat nemenin, ketemu seseorang yang ngajak janjian di mBeteng-PGS. Dan surat akhirnya sampai ke tangan yang dituju. Lega rasanya. Amanah sudah selesai.

Warung Nasi Pecel

Setelah kita sholat di mushola mBeteng, Shembah ngajak mampir ke TIKI. Mau kirim-kirim paket. Selain udah bikin buku, ternyata si Shembah ini juga jualan Keripik Setan! Hah?! (jangan-jangan ini sejenis makanan gendruwo….hiiii….). Biarin aja dech, mau gendruwo, setan, tuyul, mbakyul, jin dan jun yang penting laris maniiiiiiis.
Yupz…daripada mikir yang nggak-nggak, akhirnya mampir juga dech kita di warung pecel. Saatnya makan siang.
Diwarung, shembah banyak cerita lagi, kebetulan saya juga antusias buat mendengarkan semuanya. Apalagi dia juga banyak menawarkan peluang-peluang yang cerdas. Hemmmm..dasar brokerpreneur…! Apa saja bisa jadi uang dan peluang.

Brokerprenur?

Berasal dari kata Broker dan Entrepreneur. Cikal bakalnya berawal dari profesi Makelar. Ya, yang pasti juga sih, karena alasan gengsi, gara-gara melihat julukan mereka-mereka yang jual beli di bursa saham, lebih sering disebut Broker daripada makelar. Hehe…
Nha, sesuai tulisan di buku BROKERPRENEUR hal 9, sebutan Brokerpreneur adalah untuk sebuah profesi pengusaha yang tugas utamanya adalah membantu menjualkan produk orang lain. Bedanya dengan makelar adalah seorang brokerpreneur menjualkan sesuatu dengan sistem yang terpola. Meliputi kontrol produksi, membagun branding, kemasan/ performance, target market, dan kontinyuitas pasif income untuk kedua belah pihak. Wuih….roumit.. Pada intinya, tugas brokerpreneur adalah bagaimana produk bisa terjual!!

Social Network dan Blogging

menurut shembah, FB, BB, YM, twiter, email dan Blog sangatlah berpengaruh dalam dunia promosi. Maka dari itu semua cara dia pakai buat jualan dan mBrokeri sebuah produk/konsep. Tak dipungkiri komunitasnya yang bernama ‘Bravo Grup’ sudah banyak dikenal di kalangan pengusaha. Termasuk saya, kenal Shembah lewat FB trus kopi darat dan akhirnya kenal dech seluk dan beluknya…kekeke…
Heleh…kalo pengen lebih mengenal siapa Shembah, beli saja bukunya yaaa….hehehe…

Pesan Terakhir

Sebenarnya saya pengen sekali pulang agak maleman. Soalnya ada acara ngumpul bareng pengusaha-pengusaha solo. Sambil wedangan. Tapi karena pulang naik motor, nggak berani dech. Ntar kedinginan en masuk angin. Hehe…. Maka setelah dari warung pecel, saya pulang ke rumah.
Masih saya ingat kata-kata terakhir Shembah, ‘saatnya ber-’investasi’ daripada buka usaha baru’. ”Maksudnya apa nih??” tanyaku penasaran.
”Kita sambung besuk lagi aja bro…jangan lupa kontak-kontakan yaaa….?” jawabnya. Wooooo….dasar broker… :)

Sumber : http://www.mazyudee.wordpress.com, bisnis online

No comments:

Post a Comment